Pada waktu dulu Saat Bapakku masih
muda..dikampungku, yaitu kampung bojong
nangka..ada perempuan bernama sari..ia ini
tengah mengandung dan masa kelahirannya
tinggal menghitung hari. Yang kini sari harapkan
adalah disaat proses melahirkan nanti ia ingin
sang suami tercinta yaitu Ade ada disampingnya
menemani sari. Suami sari yaitu ade..ia tengah
mencari nafkah dikota Bogor.
Tiga hari sebelum Melahirkan sang suami
tercinta akhirnya pulang dengan membawa oleh-
oleh, saripun sangat bahagia menyambut
kedatangan sang suami tercinta, begitu juga
dengan ade…ia begitu sangat bahagi karena akan
memiliki anak pertama.
Singkat cerita pada malam itu ketika semua
sudah tertidur, sari mulai merasakan sakit pada
bagian perut dan mengeluarkan air ketuban.
Adepun terbangun dari tidur, ia sudah
mengetahui bahwa sari akan melahirkan. Waktu
itu jam menunjukan pukul 01.30 ade meminta
tolong kepada tetangga sebelah untuk memberi
tahu orang tua sari..bahwa sari akan melahirkan.
30 menit menunggu..akhirnya orang tua sari
datang. Kemudian kedua orang tua sari meminta
Ade untuk memanggil paraji atau dukun beranak
karena pada waktu itu belum ada puskesmas
atau rumah sakit. Sebelum berangkat menuju
rumah paraji orang tua sari meminta untuk
banyak berdoa selama perjalan menuju rumah
paraji tersebut. Lalu berangkatlah Ade menuju
rumah paraji digelapnya malam. Rumah paraji
jaraknya 200 meter dari rumah ade. Selama
perjalanan tidak ada kendala apapun. Ketika
beberapa meter lagi menuju rumah paraji…Ade
bertemu seorang perempuan.
P ” mau kemana kang?
Ade” oh..itu mau kerumah paraji..istri saya mau
melahirkan!
P ” Saya juga paraji kang! Apa mau dengan saya?
Ade ” oh tentu mari..sebelum istri saya
melahirkan!
Entah apa yang dipikirkan atau pikiran ade lagi
kosong, ia langsung menerima perempuan yang
mengaku sebagai seorang paraji itu. Sesampainya
dirumah ade..perempuan itu langsung kekamar
untuk menangani sari. Namun ia meminta agar
semua keluarga tidak ada yang melihat selama
proses persalinan. Semua keluarga yang
menunggu diluar..terus memanjatkan doa agar
kelancaran bagi sari.
Tak lama kemudian terdengar suara cekikikikan
dari kamar sari. Semua yang menunggu diluar
mencoba masuk kedalam kamar. Tiba2 betapa
kagetnya mereka semua..ketika melihat sari
terbujur kaku tak berdaya. Sang parajipun
menghilang entah kemana, hanya jendela kamar
sari yang terbuka..lalu ade mencoba mengecek
dari jendela, ada sesosok perempuan sedang
menggendong bayi tapi punggungnya terlihat
bolong..tiba2 sosok perempuan itu melayang
dan raib dari pandangan ade..sambil Berteriak
“Anakkuuuuu” adepun tak bisa berkata apa2 ia
meraung2 menyesali semuanya. keesokan
harinya sari meninggal karena mengalami
pendarahan hebat..dan 2 hari setelah kematian
sari, ade dikabarkan bunuh diri dirumahnya.
Jumat, 25 Oktober 2013
Cerita Horor Dari Bapaku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar