Selasa, 29 Oktober 2013

Aku Hampir Gila ( 2 )

oleh: Tarjum
Kanal: Opini
Pembaca yang budiman, apa yang kutuliskan di
wikimu ini merupakan pengalamanku sendiri.
Yang menjadi obyek penelitian dan penulisan
adalah diriku sendiri. Pikiran, perasaan, dan
pengalaman batinku selama bertahun-tahun
bergumul dengan depresi. Apa yang aku
tuliskan sebenarnya adalah rahasia pribadiku
yang paling besar.
Sebelumnya aku hanya menceritakanya kepada
beberapa orang saja, orang dekat yang benar-
benar aku percaya bisa menyimpan rahasia.
Lalu aku berpikir, seandainya lembaran gelap
dalam catatan hidupku ini aku "simpan"
sendiri, hanya akan menjadi mimpi buruk yang
akan menghantui kehidupanku di masa depan.
Tidak berarti apa-apa bagiku maupun bagi
orang lain.
Ketika aku mulai menulis, aku berharap dengan
menuliskan pengalamanku ini, paling tidak bisa
meringankan beban pikiranku, menghapus
mimpi burukku, dan mungkin bermanfaat bagi
orang lain. Bisa memberi inspirasi, bukan
hanya bagi mereka yang menderita depresi dan
gangguan mental lainya, tapi juga bagi siapa
saja yang peduli terhadap masalah-masalah
kejiwaan dan kesehatan mental. Walaupun
untuk semua itu aku harus rela membeberkan
rahasia pribadiku. Membeberkan kelemahan,
kekurangan dan kejelekanku sendiri. Singkat
kata aku harus membuka sisi buruk dan aibku
sendiri. Sesuatu yang biasanya kita tutup rapat-
rapat Jika Anda tertarik dan ingin mengetahui
lebih jauh mengenai pengalaman 'getir'
perjalanan hidup saya ini, silahkan ikuti
kisahku ini di wikimu.
Manusia tidak ada yang sempurna, karena itu
kritik, saran dan nasihat Anda akan aku jadikan
pedoman untuk menjalani kehidupan yang
lebih baik di masa depan. Aku sendiri
sebenarnya masih bingung, dari mana harus
memulai kisah 'getir' kehidupanku ini. Aku
masih dan selalu bertanya-tanya pada diri
sendiri, dari mana dan kapan sebenarnya virus
depresi ini merasuki pikiranku.
Aku baru merasakan secara jelas gejala-gejala
depresi itu saat aku beranjak remaja, tepatnya
saat aku masuk Sekolah Menengah Pertama
(SMP). Saat itu pun aku belum tahu bahwa
yang aku rasakan adalah gejala depresi.
Mungkin jauh sebelumnya gejala-gejala depresi
itu sudah ada, namun tidak aku sadari.
Aku baru bisa mengenali secara jelas gejala
depresi yang aku rasakan stelah aku membaca
artikel karya Dr HM Surya berjudul "Depresi
Terselubung dan Peranan Keluarga" di sebuah
majalah bekas, dengan tahun terbit 1988.
Majalah bekas yang sudah kusam itu sampai
saat ini masih aku simpan dengan baik.
Selanjutnya aku akan mencoba 'melihat' masa
kecilku, baik sisi fisik maupun psikisnya. Dari
sini mungkin aku bisa menelusuri akar
penyebab depresi yang tanpa aku sadari telah
merasuki pikiran dan perasaanku. Teman-
teman wikimu yang budiman perkenankan aku
menceritakan kisah pengalamanku, kisah biasa
dari orang biasa. Mudah-mudahan kisahku ini
tidak sekedar ungkapan pengalaman batin
semata yang hanya enak untuk dibaca tetapi
tidak berarti apa-apa bagiku maupun orang
lain. Aku berharap kisah ini bisa memberi
inspirasi sekecil apapun itu, bagi siapa saja
yang membacanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar