MAKALAH PSIKOLOG UMUM
KATA
PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah, kami panjatkan kepada Allah swt, yang
telah melimpahkan rahmat dan hidayah-nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyusun tugas kelompok dengan lancar.
Penyusunan makalah ini bnertujuan untuk memenuhi tugas
kelompok mata kuliah psikolog umum, pada Institut Islam Nahdlatul Ulama
(INISNU) jepara, semester I, program SI. Tarbiyah (pendidikan agama islam)
Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah
membantu dalam menyusun tugas ini.
Semoga tugas yang sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi
kami khususnya, dan bagi pembaca pada umumnya. Amin
Jepara, 06 oktober 2012
Penyusun
Kelompok v :
1. Misbahul anam
2. Mufarohatun nikmah
3. Muhammad ulil fahmi
4. Muh zuri
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………………………..... 1
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………………………… 2
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………………………………….. 3
A.
Latar
belakang masalah………………………………………………………………………………… 3
B.
Rumusan
masalah………………………………………………………………………………………….
3
C.
Tujuan…………………………………………………………………………………………………………… 3
BAB II PEMBAHASAN…………………………………………………………………………………………………. 4
A.
Pengertian
memori…………………………………………………………………………………………
4
B.
Teori-teori
memori…………………………………………………………………………………………
4
C.
Ingatan…………………………………………………………………………………………………………… 7
BAB III PENUTUP………………………………………………………………………………………………………… 8
KESIMPULAN………………………………………………………………………………………………………… 8
DAFTAR
PUSTAKA…………………………………………………………………………………………………… 9
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang masalah
Manusia memiliki memori yang
kemampuan dan kapasitasnya sangat besar, sehingga tak terhitung besarnya. Akan
tetapi tidak semua manusia memanfaatkan kapasitas tersebut seoptimal mungkin dan
lebih banyak lagi yang yang memanfaatkan memori ini sekedarnya saja, sehingga
banyak ruang ruang dalam memori seseorang yang tidak terisi bahkan tidak di isi
serta tidak diperlakukan dengan lebih baik karena berbagai faktor. Memori
memiliki fungsi yang penting bagi manusia.
Jika kita lakikan aktifitas berfikir maupun menalar, maka sebagian besar
kita menggunakan fakta dari memori atau ingatan kita. Kita menggunakan konsep
waktu dengan menghubung-hubungkan maswa sekarang dengan masa lalu serta membuat
perencanaan untuk masa dating. Hal tersebut dimungkunkan dengan adeanya
fasilitas fungsi memori kita yang kuat dan dapat disesuaikan pada berbagai
situasi. Oleh karena memori inilah manusia dapat dikatakan makhluk bersejarah.
Artinya makhluk yang tidak dapat ditentukan oleh pengaruh proses dari hal yang
terjadi saat kini saja, tetapi berkembang dalam sejarah masa lalunya yang masih
dimilikinya dan sewaktu-waktu dapat dihidupkan kembali. Yang terakhir inilah
yang dikatakan memori.
B. Rumusan masalah
Apa yang dimaksud dengan
memori?
Bagaimana penjelasan
tentang memori?
C. Tujuan
Makasiswa mengerti dan memahami
tentang teori-teori memori. Mahasiswa dapat mengaplikasikan memori terhadap
dirinya sebagai subyek pendidikan.
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Ingatan atau memori adalah sebuah fungsi dari kognisi yang melibatkan otak
dalam pengambilan informasi. Ingatan banyak dipelajari dalam psikologi kognitif
dan ilmu
saraf. Dalam proses mengingat,
otak
memainkan peranan besar. Otak dapat terbagi atas otak kiri
dan otak
kanan. Fungsi otak kiri berkaitan dengan logika, angka,
tulisan, kecerdasan, hitungan, analisa, dan untuk ingatan jangka pendek.
Sedangkan otak kanan kita diguakan untuk kreativitas, imajinasi, musik, warna,
bentuk, emosi dan untuk ingatan jangka panjang.
Ingatan akan lebih bertahan lama jika dalam mengingat
menggunakan otak kanan. Untuk dapat mengingat dengan baik, perlu melatih otak
agar berfungsi dengan optimal. Sayangnya, lebih banyak orang yang menggunakan
otak kiri dalam proses mengingat. Otak kiri kebanyakan orang lebih berkembang
tanpa diimbangi perkembangan otak kanan. Karena otak kiri merupakan ingatan
jangka pendek, maka informasi yang disimpan di otak kiri akan lebih mudah
terlupakan.
Oleh karena itu, jika ingin menyimpan dalam otak kanan, informasi harus
diubah menjadi cerita atau gambar. Karena otak kanan tidak mengenal tulisan
atau angka. Latihan diperlukan agar dapat mengembangkan otak kanan. Ada
beberapa teknik yang bisa dilakukan.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi,abu dan M. Umar.psikolog umum,Surabaya : pt bina ilmu, 1983,cet 1
Tidak ada komentar:
Posting Komentar