Rabu, 14 November 2012

MAKALAH TENTANG INGATAN


MAKALAH PSIKOLOG UMUM
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah, kami panjatkan kepada Allah swt, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-nya kepada kami, sehingga kami dapat menyusun tugas kelompok dengan lancar.

Penyusunan makalah ini bnertujuan untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah psikolog umum, pada Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) jepara, semester I, program SI. Tarbiyah (pendidikan agama islam)

Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyusun tugas ini.

Semoga tugas yang sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi kami khususnya, dan bagi pembaca pada umumnya. Amin

Jepara, 06 oktober 2012

Penyusun
Kelompok v :
1.      Misbahul anam
2.      Mufarohatun nikmah
3.      Muhammad ulil fahmi
4.      Muh zuri




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………………………….....  1
DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………………………………   2
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………………………………………..   3
A.      Latar belakang masalah…………………………………………………………………………………    3
B.      Rumusan masalah………………………………………………………………………………………….   3
C.      Tujuan……………………………………………………………………………………………………………   3
BAB II PEMBAHASAN………………………………………………………………………………………………….  4
A.      Pengertian memori…………………………………………………………………………………………  4
B.      Teori-teori memori…………………………………………………………………………………………   4
C.      Ingatan……………………………………………………………………………………………………………  7
BAB III PENUTUP………………………………………………………………………………………………………… 8
     KESIMPULAN…………………………………………………………………………………………………………   8
     DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………………………………… 9









BAB I PENDAHULUAN
A.      Latar belakang masalah
             Manusia memiliki memori yang kemampuan dan kapasitasnya sangat besar, sehingga tak terhitung besarnya. Akan tetapi tidak semua manusia memanfaatkan kapasitas tersebut seoptimal mungkin dan lebih banyak lagi yang yang memanfaatkan memori ini sekedarnya saja, sehingga banyak ruang ruang dalam memori seseorang yang tidak terisi bahkan tidak di isi serta tidak diperlakukan dengan lebih baik karena berbagai faktor. Memori memiliki fungsi yang penting bagi manusia.  Jika kita lakikan aktifitas berfikir maupun menalar, maka sebagian besar kita menggunakan fakta dari memori atau ingatan kita. Kita menggunakan konsep waktu dengan menghubung-hubungkan maswa sekarang dengan masa lalu serta membuat perencanaan untuk masa dating. Hal tersebut dimungkunkan dengan adeanya fasilitas fungsi memori kita yang kuat dan dapat disesuaikan pada berbagai situasi. Oleh karena memori inilah manusia dapat dikatakan makhluk bersejarah. Artinya makhluk yang tidak dapat ditentukan oleh pengaruh proses dari hal yang terjadi saat kini saja, tetapi berkembang dalam sejarah masa lalunya yang masih dimilikinya dan sewaktu-waktu dapat dihidupkan kembali. Yang terakhir inilah yang dikatakan memori.
B.      Rumusan masalah
Apa yang dimaksud dengan memori?
Bagaimana penjelasan tentang memori?
C.      Tujuan
Makasiswa mengerti dan memahami tentang teori-teori memori. Mahasiswa dapat mengaplikasikan memori terhadap dirinya sebagai subyek pendidikan.

BAB III PENUTUP
A.       Kesimpulan
           Ingatan atau memori adalah sebuah fungsi dari kognisi yang melibatkan otak dalam pengambilan informasi. Ingatan banyak dipelajari dalam psikologi kognitif dan ilmu saraf. Dalam proses mengingat, otak memainkan peranan besar. Otak dapat terbagi atas otak kiri dan otak kanan. Fungsi otak kiri berkaitan dengan logika, angka, tulisan, kecerdasan, hitungan, analisa, dan untuk ingatan jangka pendek. Sedangkan otak kanan kita diguakan untuk kreativitas, imajinasi, musik, warna, bentuk, emosi dan untuk ingatan jangka panjang.
           Ingatan akan lebih bertahan lama jika dalam mengingat menggunakan otak kanan. Untuk dapat mengingat dengan baik, perlu melatih otak agar berfungsi dengan optimal. Sayangnya, lebih banyak orang yang menggunakan otak kiri dalam proses mengingat. Otak kiri kebanyakan orang lebih berkembang tanpa diimbangi perkembangan otak kanan. Karena otak kiri merupakan ingatan jangka pendek, maka informasi yang disimpan di otak kiri akan lebih mudah terlupakan.
          Oleh karena itu, jika ingin menyimpan dalam otak kanan, informasi harus diubah menjadi cerita atau gambar. Karena otak kanan tidak mengenal tulisan atau angka. Latihan diperlukan agar dapat mengembangkan otak kanan. Ada beberapa teknik yang bisa dilakukan.






DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi,abu dan M. Umar.psikolog umum,Surabaya : pt bina ilmu, 1983,cet 1



Tidak ada komentar:

Posting Komentar